Friday, January 13, 2012

Atmosfir Tercemar Mercuri

JurnalScience – Demi untuk mengehar kekayaan dan energi , selama kurun waktu 5000 tahun terakhir ini, manusia telah melepaskan lebih dari 385.000 ton merkuri ke lingkungan.ini merupakan sebuah masalah untuk kesehatan, menurut sebuah studi baru yang menantang gagasan bahwa pelebasan logam di lingkungan mengalami penurunan. Laporan ini muncul untuk pertama kalinya di ACS Jurnal Lingkungan ilmu pengetahuan dan teknologi.

David dan rekannya menjelaskan bahwa manusia telah memasukkan merkuri ke atmosfer melalui pembakaran bahan bakar fosil dan melalui penambangan dan proses industri. Merkuri terdapat di dalam batubara dan Orc yang digunakan untuk mengekstrak emas dan perak. Ada banyak informasi tentang rilis terbaru dari merkuri, tetapi hanya sedikit informasi tentang pencemaran pada era dahulu. Untuk mengetahui berapa banyak orang memiliki dampak selama berabad abad itu, para ilmuan melakukan direkonstruksi penambahan merkuri ke atmosfer oleh manusia dengan menggunakan data historis dan model komputer.

Penelitian ini menunjukkan bahwa emisi merkuri memuncak selama Amerika Utara melakukan penambangan besar besaran emas dan perak di akhir tahun 1800, tetapi mengalami penurunan di pertengahan abad ke 20, dan yang membuat lonjakan kenaikan adalah kontribusi dari pemakaian batubara. Mereka melaporkan Asia telah menyusul Eropa dan Amerika sebagai penyumbang terbesar merkuri. Data terakhir menunjukkan bahwa konstrasi merkuri di atmosfer menurun, dan ini bertolak belakang  dengan kesimpulan mereka dengan trus meningkatnya emisi.

Mengubah kondisi atmosfer mungkin merupakan tanggung jawab kita bersama, tetapi hal ini hanya dipahami dalam bentuk pengurangan merkuri dalam bentuk pembuangan barang seperti baterai dan termometer.hal ini tidak lah cukup, para peneliti memprediksi merkuri dilepaskan dari pertambangan dan bahan bakar yang telah dilakukan selama 2000 tahun.


Copied from : http://jurnalsecience.blogspot.com/2012/01/atmosfer-tercemah-oleh-merkuri.html#ixzz1jCUO4M9H
Under Creative Commons License: Attribution

No comments:

Post a Comment

Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...